Workshop Simulasi Digital

Minggu, 16/06/2013 | 11:45 WIB Suasana Workoshop Simulasi Digital PAMEKASAN - Sebanyak 60 guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Pamekasan mengikuti Workshop Simulasi Digital di SMKN 3 Pamekasan, Sabtu (15/6) kemarin. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang SMA/SMK Disdik Pamekasan, Drs M Tarsun MSi dan akan dilaksanakan selama empat hari hingga Selasa (18/6) mendatang. Program ini terselenggara hasil kerjasama dengan Sout Est Asia Manastry Organication Learning Education Center (SEAMOLEC) Jakarta, yaitu sebuah organisasi Kementrian di Asia Tenggara yang bergerak dibidang pendidikan dan pembelajaran, dengan SMK se Pamekasan yang didukung oleh Fakultas Tehnik Unira Pamekasan. Kordinator Pelaksana Pelatihan, Drs Tarmuji MT mengatakan, pelatihan ini digelar dalam rangka menghadapi penerapan kurikulum baru tahun 2013 mendatang dan merupakan pengembangan dari mata pelajaran Keterampilan Komputer dan Pengolahan Informasi (KKPI) yang sudah ada sebelumnya. “Dalam pelatihan ini arahnya nanti semua guru bisa membuat buku digital dan video pembelajaran dan menerapkan simulasi digital seperti pembelajaran animasi itu dengan mengunakan tehnologi informatika. Ini semua kita lakukan untuk menyesuaikan dengan tuntutan perkembangan dan demi kemudahan dalam pembelajaran,” jelasnya. Soal kerjasama dengan SEAMOLEC ini, kata Trmuji, dilatar belakangi dengan kepedulian lembaga tersebut terhadap proses pembelajaran dan pendidikan di Indonesia. Sebeleum menggelar di Pamekasan, SEAMOLEC terlebih dahulu melakukan Workshop di Jakarta yang diikuti sebanyak 60 SMK dan Polititeknik se-Indonesia dan 12 delegasi dari China. Dari Pamekasan yang hadir Tarmuji sendiri selaku Kepala SMKN 2 Pamekasan. Sementara itu, Kepala Bidang SMA dan SMK Disdik Pamekasan, Drs HM tarsun MSi saat memberikan sambutan mewakili Kepala Disdik Drs Achmad Hidayat MPd mengaku, bangga dengan program pelatihan ini. Menurutnya, kemampuan menguasai tekhnologi khususnya yang menunjang proses pembelajaran merupakan keharusan bagi guru dan sekolah secara umum. “Selain harus meningkatkan kemampuan intelektualitasnya, para guru juga dituntut harus mampu mengembangkan kecakapannya menguasai tehnologi untuk membantu proses pembelajarannya. Ini semua keharusan. Dan saya sangat mendukung kegiatan pelatihan ini,“ kata Tarsun. Pihak Disdik Pamekasan, kata Tarsun, sangat apresiatif terhadap program ini. Karena itu, Disdik akan menindaklanjuti kerjasama dengan SEAMOLEC ini selanjutnya. Menurut rencana pada tanggal 20 Juni mendatang Direktur SEAMOLEC Jakarta akan hadir ke Pamekasan guna menandatangani MoU kerjasama dengan Bupati Pamekasan, Drs Achmad Syafii. mas

Label: , , , ,

Pemkab Jalin Kerjasama dengan SEAMOLEC

Jumat, 21/06/2013 | 10:52 WIB Bupati Pamekasan Achmad Syafii menyerahkan cinderamata pada Gatot Hari Priyo W disaksikan Rektor Unira Drs. H Amiril, MSi. PAMEKASAN - Bupati Pamekasan Drs. Achmad Syafii MSi Kamis (20/6) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Pamekasan dengan SEAMOLEC (sebuah organisasi Kementerian Pendidikan Asia Tenggara Jakarta) dan Unira, dalam pengembangan teknologi informatika bagi guru SMK di Pamekasan Penandatangana MoU ini merupakan tindak lanjut dari Workshop yang dilaksanakan SEAMOLEC tanggal 15 sampai 18 Juni lalu. Ada sekitar 60 guru SMK se Pamekasan yang diikutkan dalam Workshop simulasi digital tersebut. Workshop itu juga merupaan rangkaian kegiatan kerjasama antara SEAMOLEC dan Unira yang telah berjalan sebelumnya. Direktur SEAMOLEC Dr. Gatot Hari Priyo Wiryanto mengatakan, kerjasama ini baru dijalankan di Malang dan Pamekasan. Dia berencana kerjasama itu bisa dikembangkan hingga dilakukan di 250 sekolah. Saat ini, kata dia, baru 60 guru di Pamekasan yang telah mengikuti diklat dan memiliki sertifikat. Bupati Achmad Syafii menyatakan, pendidikan merupakan bagian dari komitmen dan program prioritas di daerahnya. Ada banyak variabel dalam dunia pendidikan yang saat ini menjadi perhatian Pemkab, diantaranya masalah peningkatan kualitas dan pemerataan pendidikan. Khusus pemerataan pendidikan, dia menginginkan antara Pamekasan bagian utara dan selatan bisa seimbang dalam prestasi pendidikannya. “Dalam soal peningkatan kualitas, salah satunya adalah peningkatan kualitas guru. Nah kerjasama dengan SEAMOLEC ini bagian dari peningkatan kualitas pendidikan ini. Karena itu marilah kita manfaatkan momentum ini dengan baik, untuk kemajuan dan prestasi pendidikan Pamekasan,” katanya. Sementara Rektor Unira Drs. H Amiril MSi mengatakan, pihaknya memiliki tekat yang besar untuk bisa memberikan sumbangan bagi kemajuan Pamekasan. Karena itu dia berharap momentum jalinan kerjasama antara Pemkab, SEAMOLEC dan Unira Pamekasan ini, menjadi bagian dari partisipasi dan sumbangan bagi kemajuan pendidikan di Pamekasan. mas

Label: , , , ,

Demo Mahasiswa Unira Berakhir Ricuh


Unjuk rasa yang digelar para aktivis mahasiswa Univeristas Madura (Unira) di halaman kampus mereka di Jalan Raya Panglegur, Kamis, berakhir ricuh.

Mereka terlibat saling jotos dengan petugas keamanan kampus dan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang berupaya menghalangi kegiatan mahasiswa melakukan pembakaran ban bekas di halaman kampus saat aksi berlangsung.

Saat itu juga mahasiswa langsung menyerang pengurus BEM dan petugas keamanana kampus, setelah sebelumnya terlibat aksi saling dorong. Beberapa kali petugas keamanan terkena pukulan mahasiswa di bagian kepala demikian juga dengan pengurus BEM.

Keicuran aksi yang dilakukan mahasiswa Unira menuntut kejelasan akreditasi sejumlah jurusan, seperti jurusan Akuntansi dan Teknik Informatika ini berakhir setelah sejumlah petugas keamanan dari Mapolres Pamekasan tiba di kampus guna mengamankan jalankan unjuk rasa.

Unjuk rasa yang digelar mahasiswa Unira kali ini merupakan kali kedua. Pada Rabu (6/1), puluhan aktivis mahasiswa juga menggelar unjuk rasa dengan menyegel kantor sekretariat bersama (Sekber) kampus Unira yang merupakan tempat berkumpulnya para aktivis BEM.

Dalam aksi yang digelar Rabu kemarin itu mahasiswa juga melakukan penyegelan Sekber dan melumuri lumpur dengan alasan mereka sangat kecewa terhadap pengurus BEM karena telah menjadikan tempat sekretariatnya sebagai tempat berbuat maksiat.

Saat ini pihak rektorat masih berupaya melakukan komunikasi dengan sejumlah korlap aksi untuk melakukan dialog dengan pengunjuk rasa.

"Kami menyayangkan kericuhan ini terjadi. Padahal semestinya bisa dilakukan dengan cara dialog bukan dengan kekerasan seperti ini," kata Pembantu Rektor Universitas Madura, Rozik.

Sumber: Antara Jatim, Kamis, 07 Jan 2010

Label: , , , , ,

Wisuda Universitas Madura

Sebanyak 269 wisudawan akan dikukuhkan gelar kesarjanaannya oleh Rektorat Universitas Madura (Unira) dan Badan Pengurus Yayasan Unira pagi ini (19/7). Mereka berasal dari berbagai fakultas dan program studi terbaik di Unira. Seperti Ilmu Hukum, Manajemen, Administrasi Negara, Matematika, Bahasa dan Satra Indonesia serta Teknik.

Rinciannya, sekitar 106 dari F-KIP yang meliputi Program Studi Bahasa Indonesia dan Matematika. Untuk Fakultas Ekonomi 90 orang, Fakultas Hukum 45 orang dan 20 orang dari FIA. Sedangkan untuk Fakultas Teknik Sipil dan Pertanian masing-masing hanya 4 orang yang berkesempatan meraih gelar sarjana.

Rektor Unira H Amiril menjelaskan, dalam prosesi wisuda dan dies natalis ke 30 pagi ini, pihaknya juga telah menentukan dan menetapkan 7 wisudawan terbaik. Itu dinilai dari berbagai sisi prestasi mahasiswa yang bersangkutan. Baik prestasi akademik per semesternya, hasil ujian skripsi, hingga indeks prestasi komulatif (IPK).

"Alhamdulillah, tahun ini kita mencetak mahasiswa dengan IPK 3,79 yang diraih ananda Khodaifah dari Fakultas Ekonomi jurusan Manajemen," kata Amiril bangga.

Selain Khodaifah yang meraih gelar cum laude, sambungnya, sekitar 6 wisudawan lainnya juga memiliki IPK tertinggi di atas 3,00. Itu, diukur secara pararel dari berbagai fakultas dan program studi di Unira. Mereka adalah Hairiyah (3,66), Sulhan Agustina (3,57), Devi Kusuma Iskandar (3,48), Rasyid A Rofiq (3,40), Kusriyanto (3,39) dan Yeni Apriyani (3,22).

"Saya yakin, ke depan Unira akan lebih dikenal sebagai wadah pendidikan yang mampu mencetak lulusan siap dan tangguh menghadapi dunia kerja," pungkasnya. (c9/zid)

Sumber: Jawa Pos, Sabtu, 19 Juli 2008

Label: , , ,