Rilis Rap Madura

Nama daerah Madura kian memikat orang untuk mengeksplorasi. Di bidang musik misalnya, salah satu grup rap papan atas Black Star ikut mengeksplorasi Bahasa Madura menjadi lagu kampanye salah satu kandidat anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Kelompok musik ini menciptakan lagu tema kampanye dengan gaya rap bahasa Madura. Salah satu anggota grup musik ini, Slim E. mengaku, sempat kesulitan membuat lagu ini, terutama dari aspek bahasanya. ”Kalau rap iramanya harus senada. Nah kita sulit mencari kata-kata yang memiliki kesamaan irama,” ujar Slim E.

Keterlibatan di dunia politik bukan hal yang pertama kali dilakukan grup beranggotakan Slim E, LTK, Homo Sloky, dan Chie Bongstah ini. Salah satu karyanya, Jaranan, yang diciptakan pada 2005 berisi kritikan terhadap mereka yang mapan tapi dengan mudah melupakan tugas dan kewajibannya untuk menyejahterakan masyarakat. ”Kalau yang sekarang, kita ikut membantu agar masyarakat mau memilih,” tuturnya.

Hanya saja, hati mereka tengah gundah karena lagu-lagunya seperti Jaranan, Stay Flow (Keep Moving On), I Miss U, Hip Hop Takkan Mati dan Tikus dibajak. Peristiwa itu diketahui saat grup ini siaran di sebuah radio swasta anak muda. Kini mereka tengah mempersiapkan album baru. (k2)

Sumber: Surabaya Post, Senin, 23 Maret 2009

1 Komentar:

Pada 7 Agustus 2010 09.46 , Anonymous Anonim mengatakan...

black star ya??

 

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

Link ke posting ini:

Buat sebuah Link

<< Beranda