Dewan Kesenian Sumenep Wadul Dewan

Jajaran pengurus Dewan Kesenian Sumenep (DKS) kemarin, wadul dewan. Mereka meminta dukungan dewan terkait legislasi dan anggaran. Pasalnya, sebelum reformasi, keberadaan DKS dinilai kurang berkeringat.

Kepada Komisi B, Ketua DKS Turmudzi Jaka mengatakan, DKS telah melakukan reformasi akhir Mei lalu. Sebelumnya, dilaporkan DKS dinilai kurang eksis.

Berdasarkan informasi, DKS sebelumnya kurang mendapat apresiasi dari yang lembaga terkait. Akibatnya, DKS masa lalu ibarat hidup segan mati tak mau.

Karena itu, DKS yang baru dibentuk dia meminta dukungan dewan. Dikatakan, dewan punya tugas pokok dan fungsi sebagai lembaga legislasi, control, dan budjeting. Dewan sebagai bagian dari masyarakat yang berbudaya, Turmudzi nilai pantas memberikan dukungan kepada DKS.

Tanpa dukungan dewan dan semua yang berkompeten, dia ragu perjalanan DKS akan selangkah lebih maju. "Kami butuh komitmen berbudaya dari semua pihak khususnya dewan," tuturnya saat audiensi di dewan kemarin.

Dia menambahkan, DKS terdiri atas beberapa unsur dan elemen budaya di Sumenep. Diantaranya, dia contohkan DKS mewadahi seni tari, musik, teater, karawitan, film dan sinetron.

Selain itu, salah satu komite di DKS membidani konservasi budaya. Turmudzi menganggap Sumenep sangat kaya dengan khazanah seni. Tetapi jika kekayaan tersebut tidak dipelihara, kesenian yang mewabah di Sumenep akan tumbuh sesaat untuk hilang selamanya.

Menanggapi DKS, Wakil Komisi B Jamaludin berharap DKS sebagai wadah yang bertugas sebagai pengawal kebudayaan. Dia minta DKS tidak besar di awal dan kemudian mengecil sampai tidak terdengar lagi.

Jamal percaya kesenian bukan hanya urusan DKS dan jajaran terkait. Itu sebabnya, dewan di komisi B siap membantu DKS sesuai kewenangannya.

Secara teknis, Jamal minta DKS membuat renstra berdurasi jangka pendek, menengah, dan panjang. Menurutnya, DKS mulai belajar ABK (anggaran berbasis kinerja). Alasannya, kebijakan umum anggaran (KUA) menekankan pada proses berkelanjutan.

Seperti halnya RASK (rencana anggaran satuan kerja), DKS harus merencanakan program berkelanjutan. Jamal contohkan program yang diusulkan tahun ini tidak boleh lagi diusulkan lagi di tahun depan. "Biar kebudayaan pun terus berkelanjutan, " paparnya. (abe/zr)

Sumber: Jawa Pos, Sabtu, 14 Juni 2008

1 Komentar:

Pada 29 Desember 2015 15.08 , Blogger chenlina mengatakan...

chenlina20151229
fake oakley sunglasses
canada goose outlet store
michael kors outlet
uggs boots
canada goose sale
michael kors outlet
lebron 11
louis vuitton outlet online
celine handbags
ugg australia outlet
sunglasses oakley
mulberry uk
coach outlet store online
cheap air jordans
louis vuitton purses
louis vuitton outlet
the north face outlet
michael kors outlet
ugg boots on sale
gucci handbags
michael kors handbags
nfl jerseys wholesale
canada goose outlet
discount ugg boots
uggs sale
air max 90
cheap oakley sunglasses
fit flops
nfl jerseys
michael kors bags
oakley sunglasses sale
christian louboutin shoes
polo outlet
concords 11
replica watches
michael kors outlet
louis vuitton outlet
louis vuitton purses
coach outlet
tory burch boots
as

 

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

Link ke posting ini:

Buat sebuah Link

<< Beranda