Rekor MURI: Batik Terpanjang
Batik Pamekasan bukan hanya dikenal khas dan kualitasnya bagus. Namun kini telah memecahkan rekor. Itu setelah Museum Rekor Indonesia (MURI) kemarin mencatat batik tulis 1.530 meter adalah batik terpanjang.Penyerahan piagam MURI kepada Bupati Pamekasan Kholilurrahman disaksikan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Penyerahan dilakukan di tengah-tengah lokasi seribu perempuan membatik di Bundaran Monumen Arek Lancor Kota Pamekasan.
Selain mendapatkan penghargaan MURI karena tercatat sebagai batik terpanjang, ada nuansa sejarah dari batik sepanjang 1.530 meter itu. Sebab, angka itu merupakan tahun berdirinya Kabupaten Pamekasan, yakni 1530 Masehi.
Senior General MURI Paulus Pangka mengatakan, sebelumnya belum ada yang melakukan atau membuat batik tulis sepanjang angka tersebut. Batik tulis sepanjang 1.530 meter di Pamekasan adalah terpanjang di Indonesia.
"Kami catat nama rekor pembuatan batik tulis pada kain terpanjang. Kami serahkan langsung kepada bupati. Apalagi bersamaan dengan pencanangan Pamekasan sebagai Kota Batik," katanya saat ditemui koran ini usai penyerahan piagam.
Menurut Paulus, sebelumnya telah dicatat sejumlah rekor MURI batik di beberapa daerah. Antara lain, Jogjakarta dengan membatik pada kain selendang sepanjang 1.200 meter, batik tulis logo Kota Surabaya terbesar (9,8 meter x 19,4 meter).
Selain itu, 6 Januari 2007 lalu Jambi juga dicatat dalam MURI dengan batik cap terpanjang (412 meter). Lalu, 29 Juli 2007 Surakarta mencatatkan rekor membatik dengan peserta terbanyak (1.133 anak).
"Sedangkan rekor pembuatan batik tulis pada kain terpanjang tercatat di Museum Rekor Dunia, Indonesia berada di urutan ke 3.783," terangnya lalu bergegas mengikuti rombongan gubernur dan bupati.
Sementara Bupati Kholilurrahman mengatakan, kegiatan membatik di kain terpanjang tersebut bukan sekadar mengejar rekor. Tapi merupakan langkah untuk menggugah masyarakat Pamekasan saling gotong royong dalam membangun.
"Batik terpanjang dan masal ini merupakan salah satu wujud, bahwa dengan gotong royong kita mampu menjawab segala tantangan yang ada. Rekor MURI ini untuk masyarakat Pamekasan," katanya.
Sedangkan Gubernur Soekarwo mengucapkan selamat dicatatnya batik terpanjang Pamekasan di MURI. Bahkan, gubernur langsung menyerahkan piagam MURI tersebut ke bupati kemarin siang. Gubernur datang ke Pamekasan dalam rangka pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong. Acara digelar di halaman Barkowil IV Jatim yang bersebelahan dengan Monumen Arek Lancor. (Radar Madura)
Sumber: Catatan Anak Rantau, 25 Juni 2009


