D. Zawawi Imron, si Celurit Emas

Nikmati Hidup dengan Berysukur

Usia penyair D. Zawawi Imron saat ini sekitar 64-65 tahun. Dia sendiri tak pernah tahu pasti berapa umurnya. "Pokoknya, saya lahir saat bulan Ramadan zaman Jepang," katanya. Selama itu, Zawawi memaknai hari-harinya sebagai kenikmatan merasakan kasih Tuhan.

"Mensyukuri karunia Tuhan dilakukan dengan menikmati detik demi detik kehidupan yang Dia berikan," ungkapnya saat ditemui di sebuah penginapan di Surabaya sepulang dari Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional di Banten kemarin (26/6).

Di lantai kamarnya, koper biru tua tergeletak. Zipper-nya masih menutup rapat. Mengenakan kaus dan sarung kotak-kotak paduan merah-hitam, Zawawi duduk di atas kasur sambil bersila. Tangan kirinya memegang tasbih hitam.

Zawawi mengatakan, menikmati karunia Tuhan kadang dianggap sepele. Bahkan, ada yang cenderung menyepelekan. "Padahal, setiap denyut nadi, darah yang mengalir di pembuluh darah, dan detak jantung adalah pemberian karena kasih Tuhan," terangnya.

Hal tersebut, lanjut Zawawi, bisa dilihat saat seseorang sedang tidur. Ketika terlelap, Tuhan menjaga manusia agar semua organ-organ tubuhnya terus bekerja. "Padahal, bisa saja saat manusia tidur, Tuhan mematikan detak jantung kita," ungkapnya.

Selain itu, manusia selalu dibantu agar terus mampu melakukan pekerjaannya. "Pikiran dan tubuh kita senantiasa dijaga oleh-Nya. Jadi, mereka mampu terus menjalankan profesinya dengan baik," tambahnya.

Kepekaan terhadap lingkungan sekitar, tutur Zawawi, memang berbeda pada tiap orang. Pengalaman spiritual seseorang yang mempengaruhi itu semua. Dia lantas menceritakan pengalamannya ketika masih kecil.

Zawawi kecil tumbuh sebagai anak yang mengalami proses alamiah secara langsung. Saat tinggal di Batangbatang, Sumenep, Madura, dia tumbuh di sebuah lembah, tempat sawah bertingkat-tingkat dan tanah bergunung-gunung.

"Saya tahu telur ketika ayam berkotek, lalu mengeluarkan telur. Bukan pergi ke supermarket dan melihat telur dalam kemasan," terang pensiunan pegawai negeri Departemen Agama yang juga kerap disapa Pak Haji itu.

Ketika telur menetas, dia menyaksikannya pula. Berangsur-angsur tumbuh besar, anak ayam tersebut mulai bisa berjalan. Zawawi kecil menyayanginya dengan sepenuh hati. Tak berapa lama, seekor elang mencengkeram dan membawa kabur salah satu di antara mereka. "Saya langsung kejar elang itu. Saya terus mengejar hingga dia menghilang dari balik bukit," jelasnya.

Itulah yang dia sebut sebagai personal spiritual experience. Banyak orang tidak menyadari pengalaman seperti itu. Karena dianggap sudah biasa, kenikmatan tersebut tidak lagi dirasakan. Akibatnya, seseorang tak lagi bersyukur. "Kalau sudah demikian, berarti kita tidak lagi menganggap pemberian Tuhan sebagai kenikmatan," ucap kakek lima cucu tersebut.

Penyair berjuluk Celurit Emas itu mengatakan, untuk mensyukuri nikmat Tuhan, seseorang harus memiliki kepekaan perasaan. Sebab, apabila tidak peka, manusia tidak bisa melihat karunia yang diberikan oleh Tuhan. Bahkan, dari hanya kejadian-kejadian kecil sehari-hari, seseorang bisa bersyukur. "Karena itu, yang dibutuhkan adalah sensibilitas tinggi dalam melihat hal-hal di sekitarnya," tambah bapak tiga anak tersebut.

Kata Zawawi, ketika seseorang terbiasa bersyukur, dia akan senantiasa merasakan kebahagiaan. Sebab, apa pun yang terjadi dalam hidupnya akan selalu dianggap sebagai bagian dari karunia Tuhan. "Hidup harus dinikmati dan dihayati. Sebab, hidup adalah sebuah perjalanan berharga," papar laki-laki yang mengaku hanya lulusan sekolah rakyat itu. (aga)

Sumber: Jawa Pos, Jum'at, 27 Juni 2008

Label: , ,

1 Komentar:

Pada 13 Juli 2016 09.16 , Blogger xjd7410@gmail.com mengatakan...

kd 8 shoes
cheap nfl jerseys
toms wedges
rolex watches
kate spade handbags
nike blazers uk
lebron 11
coach outlet
louis vuitton outlet
replica watches
coach outlet
copy watches
jordans for sale
adidas shoes
burberry bags
kate spade
coach outlet store online
discount jordans
ralph lauren outlet
cheap basketball shoes
longchamp outlet
coach outlet online
ray ban sunglasses uk
christian louboutin shoes
jordan retro 8
toms outlet
louis vuitton purses
toms wedges
pandora outlet
ray ban sunglasses
chenyingying2016713

 

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

Link ke posting ini:

Buat sebuah Link

<< Beranda