Sang Genius itu Kembali Lolos ke APhO 2010

Rencana gelar Asian Physics Olympiad (APhO) 2010 dilaksanakan di Taiwan pada akhir April 2010. Ini akan menjadi ajang pembuktian Rommy dan Icang untuk mengukir prestasi ke jenjang lebih tinggi.

Sebelumnya, dua pelajar berprestasi itu berhasil meraih medali perunggu dalam ajang lomba mata pelajaran fisika tingkat internasional, pada April 2009. Nah, pada tahun 2010 keduanya ikut kembali dalam event yang sama, karena masih memenuhi pensyaratan.

Kepala SMAN 1 Pamekasan Drs Basyoir mengatakan keikutsertaan kembali Icang dan Romy karena mendapat undangan lagi dari depdiknas pusat. Mereka diminta mengikuti seleksi peserta APhO 2010, karena memenuhi syarat. “Karena masih memenuhi syarat mereka berangkat lagi, dan Alhamdulillah berhasi lolos kembali menjadi duta Indonesia,” katanya, Selasa (22/12) pagi tadi.

Basyoir menjelaskan sekalipun pernah berpengalaman pada APhO 2009, Icang dan Romy harus menjalani seleksi ketat dan melelahkan selama dua bulan di Jakarta, bersama 30 orang para peraih medali dalam Olimpiade Sain Nasional (OSN) bidang fisika 2009. Hasilnya, keduanya dinyatakan lolos masuk lima besar untuk beradu di ajang APhO 2010.

Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) Jakarta memilih 8 orang terbaik dalam seleksi tersebut, melalui dua tahapan. Tahap pertama selama satu bulan seleksi pesertanya meliputi 30 orang peraih medali OSN 2009 dan 8 orang peserta tambahan.

Pada seleksi tahap pertama ini diambil 15 orang. Hasilnya 15 orang terbaik itu diseleksi lagi selama satu bulan dan kemudian dipilih 8 terbaik yang menjadi duta Indonesia dalam APHO 2010 di Taiwan, pada April 2010 mendatang.

Sebelum menghadapi ajang APHO, mereka akan mendapatkan pembinaan selama 4 bulan di Jakarta -- dimulai pertenghan Januari 2010. “Dari 8 orang terpilih itu dua orang di antaranya berasal dari Jatim yang kesemuanya berasal dari SMAN 1 Pamekasan. Kesempatan yang kedua ini bagi keduanya diharapkan akan mendapat medali yang lebih tinggi lagi,” ujarnya. “Kami mohon dukungan warga Pamekasan dan Jatim pada umumnya,” tambah Basyoir. (Masdawi Dahlan)

Sumber: Surabaya Post, 22/12/2009

Label: , , , ,

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

Link ke posting ini:

Buat sebuah Link

<< Beranda